Rencana Aksi Nasional

 

KEGIATAN FoKSBI

Pertemuan berkala kelompok kerja teknis FoKSBI menggabungkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan termasuk sektor swasta dan perusahaan kelapa sawit, masyarakat madani seperti LSM dan asosiasi lingkungan yang mewakili jutaan petani, dan pemerintah. Tujuan dari diskusi multistakeholder adalah untuk mengidentifikasi dan menyepakati cara-cara untuk mempertahankan manfaat ekonomi kelapa sawit dan pada saat yang sama memastikan pelestarian lingkungan dan praktik terbaik. Hasil dari pertemuan kelompok kerja teknis akan membentuk rancangan rencana aksi nasional untuk kelapa sawit berkelanjutan, yang akan difinalisasi dan disepakati dalam serangkaian pertemuan pleno dan konsultasi publik.

Creating a National Action Plan

Objective Timeline

KELOMPOK KERJA FoKSBI

Bidang Kegiatan Utama yang sedang Didiskusikan untuk untuk Rencana Aksi Nasional

 

 Kelompok Kerja 1:
Meningkatkan Kapasitas Petani Swadaya
• Melaksanakan program pelatihan yang relevan untuk praktek pertanian yang baik dan pengelolaan perkebunan yang lebih baik
• Memetakan perkebunan rakyat berkoordinasi dengan pemerintah daerah
• Memberikan pelatihan dan lokakarya bagi pekebun untuk menerapkan standar ISPO
• Meningkatkan kapasitas kelompok dan serikat pekebun 
• Menyediakan anggaran pengadaan benih dan membentuk program pembiayaan mikro
 

Kelompok Kerja 2:

Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan
• Mengkinikan studi, pemetaan hutan dan statistik tanah
• Mempromosikan pertanian rendah emisi
• Mendesain dan menerapkan skema tukar guling lahan terdegradasi
• Menyederhanakan dan mendefinisikan undang-undang dan peraturan khusus berkaitan dengan hutan bernilai konservasi tinggi (HBKT)
• Membentuk brigade peningkatan kesadaran tentang kebakaran hutan
• Menetapkan pedoman pengelolaan air yang baik
 

Kelompok Kerja 3:

Tata Kelola dan Mediasi

• Menengahi dan memberikan pelayanan hukum untuk memberdayakan masyarakat dalam sengketa kepemilikan tanah
• Mendefinisikan standar pengukuran yang jelas menguraikan kepemilikan serta batas-batas hutan
• Sinkronisasi berbagai undang-undang, kebijakan dan peraturan di seluruh kementerian
• Merumuskan definisi tunggal kawasan hutan sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku
• Mengumpulkan data tentang kepemilikan tanah masyarakat lokal dan pendatang berdasarkan data populasi
• Menentukan dan menerapkan harga standar untuk tandan buah segar (TBS)
 

Kelompok Kerja 4:

Sertifikasi ISPO dan Akses Pasar
 
• Mengimplementasikan struktur organisasi ISPO di tingkat provinsi, kabupaten dan kota
• Berkolaborasi dengan sektor swasta untuk mempromosikan penggunaan kelapa sawit sebagai biodiesel
• Menetapkan harga pasar internasional yang adil
• Menciptakan kampanye untuk mempromosikan kelapa sawit Indonesia yang berkelanjutan kepada dunia

 

MARI BERGABUNG

Untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan dan kepemilikan bersama rencana aksi nasional FoKSBI ini, masukan multistakeholder penting terutama selama tahap penyusunan. FoKSBI mengundang semua pemangku kepentingan untuk mengambil bagian dalam serangkaian pertemuan kelompok kerja, sesi pleno, rapat platform provinsi dan konsultasi publik untuk membantu mengembangkan dan memperluas kegiatan yang telah dimulai.

Untuk mengetahui bagaimana Anda dapat bergabung dengan FoKSBI dan berperan dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan untuk kelapa sawit Indonesia, silakan menghubungi kami.

To find out how you can join FoKSBI and play a role in creating a more sustainable future for Indonesian palm oil please contact us.

 

Get Involved